kerajinan batu alam ukir

Berikut Ini Adalah Jenis Bahan Baku Batu Ukir Alam yang Paling Banyak Digunakan

Berikut Ini Adalah Jenis Bahan Baku Batu Ukir Alam yang Paling Banyak Digunakan – Batu ukir merupakan salah satu kerajinan tangan yang banyak peminatnya. Penggunaan bahan alam membuat tampilan rumah menjadi lebih indah dan mewah. Meskipun tidak menutup kemungkinan, rumah dengan desain minimalispun bisa mengaplikasikan hiasan yang satu ini.

Batu ukir alam sendiri memang bisa digunakan diberbagai bagian rumah, mulai dari pagar, hiasan taman, hingga diletakkan didinding rumah. Untuk jenis ukirannya sendiri, Anda bisa memesan secara khusus atau membeli batu ukir yang telah disediakan oleh produsen batu ukir.

Di negara ini, Pulau Jawa juga tercatat sebagai salah satu pemasok kerajinan batu ukir alam terbesar. Sementara untuk bahan bakunya sendiri, memang cukup beragam. Dan bagi Anda yang ingin menggunakan batu ukir sebagai penghias rumah, berikut ini adalah beberapa pilihan bahan baku atau jenis batu ukir alam yang banyak digunakan.

batu ukir alam patung

Batuan Beku

Batuan beku merupakan salah satu jenis bahan baku yang biasa digunakan untuk kerjinan batu ukir alam. Granit, batuan peridotim juga batuan gabro merupakan sedikit contohnya. Batuan beku ini terbentuk dari magma yang mengalami proses pembekuan yang kemudian akan mendingin dan mengeras. Di mana karaterisik dari bebatuan ini berbeda-beda, bergantung pada lokasi, di mana bebatuan tersebut terbentuk.

Kerajinan yang terbuat dari batu granit juga tepat bila diletakkan di luar ruangan. Selain itu, granit juga kerap digunakan untuk lantai atau pelapis dinding rumah. Daya tahan dan kemewahan dari batu jenis ini memang menjadi daya tarik tersendiri, meskipun harganya terhitung cukup mahal namun untuk perawatannya sendiri tidak terlalu merepotkan.

Batuan Sedimen

Jenis bahan baku yang juga banyak digunakan untuk dibuat hiasan batu ukir alam adalah batuan sedimen. Salah satu jenis batuan sedimen adalah batu paras juga batu gamping, yang karakternya lebih lunak juga mudah dibentuk bila dibandingkan jenis bebatuan lainnya. Batuan ini terbentuk dari hasil pemadatan endapan yang awalnya terbawa arus kemudian mengendap di permukaan bumi untuk waktu yang sangat lama. Jenis batu ini pulalah yang paling banyak ditemukan di permukaan bumi ini.

Batu paras merupakan salah satu bahan baku batu ukir yang banyak dicari. Warnanya yang putih kekuningan memberikan kesan natural dan alami ketka diletakkan di sekitar rumah. Sementara batu gamping yang juga dikenal sebagai batu kapur palnig banyak digunakan untuk kerajinan tangan seperti, hiasan lampu taman, pahatan patung yang sangat tepat bila diletakkan di bagian luar rumah karena ketahanannya terutama ketika sering terkena hujan.

Batuan Metamorfis

Bahan baku batu ukir alam berikutnya adalah batuan metamorfis yang bukanlah jenis bebatuan yang berasal langsung dari bumi. Terbentuknya batuan ini melalui berbagai proses yang cukup panjang, di mana asalnya batuan ini adalah protolith atau batuan yang sudah ada, yang kemudian dikenai panas atau tekanan yang cukup ekstrem hingga akhinya batuan mengalami perubahan kimia yang sangat besar. Jenis-jenis dari batuan ini adalah batu marmer, batu sabak, batu skist juga batu gneis.

Untuk jenis batu sabak, biasanya bayak digunakan untuk atap bangunan-bangunan mewah, juga kerap digunakan untuk interior lantai juga paving.

batu ukir alam loster

Itu dia beberapa jenis bahan baku batu ukir alam yang biasa digunakan sebagai hiasan terutama yang banyak ditemukan di Indonesia. Dari semua jenis batu tersebut semuanya memiliki kelebihannya masing-masing, begitu juga dengan harga jualnya. Dan dari sekian jenis batu ukir, manakah yang paling Anda inginkan?

Hubungi segera Hasbuna Stone untuk mendapatkan jasa konsultasi gratis dan update harga produk terbaru untuk kebutuhan batu ukir alam di tempat anda.

+6281325535273

Keblak RT04/RW09. Ngeposari, Semanu,
Gunungkidul, D.I.Yogyakarta 55893

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page